Mahluk Gaib di Golongan Radioaktif part 2 (Buseeeet)


Lanjutan dari cerita mistis yg kemareen..

MEITNERIUM

(backsound suara angin yang bertiup kencang dan lolongan serigala buta berbulu ayam.. auuuuuuuu ah gelap!) Unsur yang gatau kenapa pas awal saya denger bikin teringat ke mediterania ini ditemukan pingsan pada tanggal 29 Agustus  1982 oleh ahli fisika di Laboratorium Penelitian Ion Berat, Darmstadt, Jerman Barat. Beliau,si ahli fisika yang suka kimia ini membuat dan mengidentifikasi unsur 109 dengan membom target 209Bi dengan inti atom 58Fe yang dipercepat (dwaaaarr!!). Jika energi yang tergabung antara dua inti ini cukup tinggi, daya repulsif antar inti bisa diatasi.

Inti atom 266X mulai meluruh 5 mikrodetik setelah tertangkap detektor (hah,5 mikrodetik? sedetik aja bentar banget). Partikel alfa berenergi tinggi dipancarkan, menghasilkan267107X. Dilanjutkan dengan pancaran partikel alfa, menjadi258105Ha, yang selanjutnya menangkap elektron dan menjadi258104Rf. Selanjutnya unsur ini meluruh menjadi nuklida lainnya. Percobaan ini menunjukkan kemungkinan untuk menggunakan tekhnik  fusi sebagai metode dalam pembuatan inti atom berat. Weyyy kalem,ntar ada saatnya kami jelasin tentang apa itu fusi.. buka si fus fusss.. fussss.. meong..
Continue reading

Advertisements

Mahluk Gaib di Golongan Radioaktif (Hiii ada ya ternyata)


Kaping siji (yang pertamaa) SEABORGIUM

Seaborgium ditemukan terdampar di Institut Joint saat Penelitian Nuklir di Dubna, Rusia. Pada tahun 1orang” yg emang seneng kimia melaporkan penemuan unsur 106, yang juga udah bisa disintesis (woo). Glenn Seaborg adalah vokalis atau lebih tepatnya bagian penting dari grup ini,makanyaunsur ini dinamain seaborgium sebagai tanda penghormatan buat beliau (hormaat grak!)

Seaborgium dgn nomor atom 106 ini dibuat dengan  reaksi 249Cf(18O,4n)263X, yang memancarkan alfa menjadi rutherfordium, kemudian emisi alfa menjadi nobelium,udah gitu dengan peluruhan alfa antara rutherfordium dan nobelium (Ya ampun panjangnyaaaa). Unsur ini diidentifikasi memiliki energi alfa 9.06 dan 9.25MeV dengan masa paruh waktu 0.9+/-0.2 detik.
Continue reading

Si Radon yang Mulia


Pada jaman dahulu kala, ternyata nenek moyang kita pernah mengadakan PlayGroup berjudul A2YM (Anak-Anak Yang Mulia), loh! Tempat itu diisi oleh berjuta-juta anak yang punya kemiripan nama dan sifat. Mereka terdiri dari Heliyum, Neom, Argo, Kriptos, Xemon dan Radon. Katanya sih, anak yang paling pintar dan baik adalah si Radon. Soalnya, dia yang paling unik banget di antara temen-temennya itu. Tapi, ga tau juga tuh!

Nah, pada suatu hari di jaman dahulu kala (aah, ribet bener!), si Radon bertanya pada gurunya yang bernama Radium binti Uranium. (Widiiiih, namanya gokil meeen!)

“Ibu… Ibu… Kok aku reaktif, temen-temen aku nggak?”, tanya si Radon dengan muka ekspresif kaya Mr. Bean.

“Loh!?”, jawab si Ibu Radium binti Uranium singkat, keheranan.

“Kenapa Buuu? Kenapa?”.

“Kamu mau tahu?”.

“Iya Bu! Mau-Mau-Mau!”, tegas si Radon.

Ibu Radium binti Uranium pun mengajak si Radon ke suatu tempat. Si Radon yang ekspresif itu cuma celenga-celengo doang. Ckckck

“Nah, ini dia!”, ujar si Ibu Guru sambil membuka pintu lab.

“Wowowowowww!”.

Si Radon pun disuruh duduk sama si Ibu Binti-bintian itu. Lalu, beliau menunjukan sebuah layar touch-screen yang kalau disentuh, kita bisa langsung membuka file-nya. (Kereeeen!)… Hap! Layarnya membuka lebar. (Aaaah, imajinasi gue buruk! Apaan  tuh layar kebuka? Ckckck)

Perhatikan layar touch-screen di bawah ini,

Continue reading