Posted on

Manusia Sang Mahluk Peradiasi?


Haiiiiiiiiiii semuanyaaa.. lama banget ya kita gak ketemu.. gomeeen alias hapunteeen pisan baru posting lagi.. kemaren para radioaktifemale (terutama saya) sibuk pisan euy parah -,- daan sekarang mari kit angobrol” lagi tentang radioaktif.

kalain pada nyadar gak seeeh? tubuh kita tuh memancarakan radiasi (bussset). Percaya gak percaya,kerasa gak kerasa dalam proses pernafan,kita tuh udah menghirup gas radon dan thoron yang ada di udara, yang mereka tuh adalah hasil peluruhan deret uranium dan deret thorium. Gas itu berasal dari batuan yang mengandung uranium dan thorium. Lewat aktivitas eating dan drinking (so’ iye) maksudnya makan dan minum, manusia memasukkan karbon-14 dan kalium 40 ke dalam tubuhnya. Dosis kedua radionuklida itu, walaupun rendah masih juga terdeteksi loooh. Kalium 40 terdapat dalam darah dan gonad, sedangkan karbon 14 umumnya terdapat dalam jaringan kulit lunak. Nah lo. pada nyadar gak nih?

Makanan yang banyak mengandung radionuklida primordial adalah biji-bijian seperti beras, gandum dan jagung, sedangkan buah-buahan, sayuran dan susu sapi mengandung radiasi alam yang lebih sedikit. Dengan demikian, pola makan akan menentukan besarnya dosis radiasi alam dalam tubuh manusia. Sebagai contoh, pola makan orang Inggris akan memberikan dosis sebesar 4 mRem setahun. Dosis ini diukur pada gonadnya.

(gamau yah klo jadi manusia yg memancarakan radiasi kayak si psikopat di halloween? hiii)

Naaaah,jadi sebenernya kit atuh gak usah takut lah yaaaaa dnegr yg namanya radioaktif. Wong kita sendiri jadi perantara radiasinya hohoho ngalahin ultramen deh. Soalnya tubuh kita sendiri juga berisi unsur” radioaktif itu tadiii. Yang terpenting untuk diperhatikan adalah dosisnya. kalo seseorang bekerja di reaktor nuklir, dosis radiasi dalam tubuhnya selalu dicek. Apabila jumlahnya melampaui Nilai Batas Radiasi yang bersangkutan, dia gak bakal boleh bekerja lagi. Oh ya,nilai batas radiasi beda-beda buat tiap pekerja, apakah dia orang yang mendapat penyinaran di seluruh tubuh, wanita dalam usia subur, wanita hamil, orang yang mendapat penyinaran lokal, dan para pekerja magang. Nilai Batas Radiasi ini bukan cuma penting untuk pekerja reaktor doang,tapi juga penting untuk para pasien yang mendapat pengobatan nuklir. Apabila kita difoto rontgen, maka sebenarnya saat itu kita sedang disinari dengan radiasi pengion yang mempunyai efek sama dengan radiasi nuklir sinar gamma (udah pernah dibahas yaaa sebelum”nya). Dan tentu ini tidak menjadi masalah, asal jangan terlalu banyak disinarinya.Kan segala sesuatu yang berlebihan itu memang gak baik hehehe

Nah mungkin segini aja dulu info buat postingan kali ini,di usahain deh besok” bakal rajin lagi postingnya.. beneran deh.. heheh

oh ya,buat yg tau link tentang radioaktif apaaa aja.. baik videonya atau artikel” yg bagus,silahkan post aja linknya di komen yaaa makasih😀

One response to “Manusia Sang Mahluk Peradiasi?

  1. Ucup ⋅

    hahaha..
    bneran gtu??
    keren lah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s