CONTOH SOAL RADIOAKTIF-WAKTU PARUH (t/2) DAN LAJU PELURUHAN (keaktifan)


ingat!! ini 2 milyar!

“udah 2 milyar nih…, saya pilih phone a friend

-tuuuut… tuuut-

“halooo… ade?”

“papa!!”

“dino apa ya yang makan sayur??”

“brontosaurus”

“waah, pinter ya anak papa.. terus kalo ada suatu nuklida radioaktif nih de, punya waktu paruh 30 hari, awalnya ada 640 atom zat, setelah 60hari, zat yang tersisa berapa atom de??”

“aduh papa… itu kan gampang bgt!!!! Continue reading

Advertisements

Kota Radioaktif : The Death City Prypiat


 

"The Prypiat City"Kalian pernah dengar yang namanya Kota Prypiat?

Atau malah tau Bencana Chernobyl?

Buat yg udah pernah denger atau tau kalian pasti langsung geleng2 kepala (bukan joget seperti ini !)

atau ber ‘naudzubillah’ atau ber ‘ckckckc..’ atau berdo’a dlm hati klo hal seperti itu gak bakal terjadi di kota tersayang kita ato malah gak bakal pernah terjadi lg di mana pun itu..

Buat yg belum pernah denger ato tau, let’s read it!!! 

Continue reading

Si Radon yang Mulia


Pada jaman dahulu kala, ternyata nenek moyang kita pernah mengadakan PlayGroup berjudul A2YM (Anak-Anak Yang Mulia), loh! Tempat itu diisi oleh berjuta-juta anak yang punya kemiripan nama dan sifat. Mereka terdiri dari Heliyum, Neom, Argo, Kriptos, Xemon dan Radon. Katanya sih, anak yang paling pintar dan baik adalah si Radon. Soalnya, dia yang paling unik banget di antara temen-temennya itu. Tapi, ga tau juga tuh!

Nah, pada suatu hari di jaman dahulu kala (aah, ribet bener!), si Radon bertanya pada gurunya yang bernama Radium binti Uranium. (Widiiiih, namanya gokil meeen!)

“Ibu… Ibu… Kok aku reaktif, temen-temen aku nggak?”, tanya si Radon dengan muka ekspresif kaya Mr. Bean.

“Loh!?”, jawab si Ibu Radium binti Uranium singkat, keheranan.

“Kenapa Buuu? Kenapa?”.

“Kamu mau tahu?”.

“Iya Bu! Mau-Mau-Mau!”, tegas si Radon.

Ibu Radium binti Uranium pun mengajak si Radon ke suatu tempat. Si Radon yang ekspresif itu cuma celenga-celengo doang. Ckckck

“Nah, ini dia!”, ujar si Ibu Guru sambil membuka pintu lab.

“Wowowowowww!”.

Si Radon pun disuruh duduk sama si Ibu Binti-bintian itu. Lalu, beliau menunjukan sebuah layar touch-screen yang kalau disentuh, kita bisa langsung membuka file-nya. (Kereeeen!)… Hap! Layarnya membuka lebar. (Aaaah, imajinasi gue buruk! Apaan  tuh layar kebuka? Ckckck)

Perhatikan layar touch-screen di bawah ini,

Continue reading

Radioaktivitas :)


Di postingan sebelumnya kita udah pernah denger naruto ngobrol ma doraemon kan? Nah itu tuh ngebahas tentang paruh waktu,mungkin sebagian dari kalian belum ngerti sebenrnya paruh waktu tuh apa sih? trus yg si doraemon maksud kalo paruh waktu radioaktif bisa memperkirakan umur suatu benda tuh gimana?

Waktu paruh didefinisikan sebagai lamanya zat radioaktif melakukan peluruhan hingga banyaknya inti sisa adalah setengah dari banyaknya inti mula-mula. Nanti akan di dapatkan rumus



Faktor T ½ dinamakan waktu paruh. Waktu paruh dari beberapa zat radioaktif telah diketahui melalui berbagai percobaan dan pemodelan.

Contoh :
Waktu paruh dari Au-198 adalah 3 hari, tentukan tetapan peluruhnya?

λ = = 0,231

Selain itu radioaktivitas juga punya yang namanya peluruhan.

Sebagai contoh inti induk uranium ( mengalami peluruhan berantai hingga mencapai inti stabil  . Selisih nomor massa inti induk A = 238 dan nomor massa inti stabil A’ = 206 adalah 32, dan selisih nomor atomnya 10. Ini menunjukkan pola radiasi sinar radioaktif yang dihasilkan adalah 4n + 2, dengan adalah bilangan bulat. Dengan demikian akan diperoleh empat deret peluruhan yang paling mungkin mengikuti aturan 4n, 4n+1, 4n+2, 4n+3. Dari Pola radiasi ini diketahui 4 buah deret radioaktif yang terkenal, yaitu

Continue reading

Sekilas Efek Radiasi


Selain berbagai kegunaannya, radiasi zat radioaktif juga dapat berbahaya bagi kesehatan kita, terutama radiasi pengion yang memancarkan sinar alfa, sinar beta, dan sinar gama. Hal ini disebabkan radiasi pengion dapat mengionisasi, memutuskan ikatan kimia, atau membentuk radikal bebas yang reaktif dalam sel-sel tubuh kita, sehingga mempengaruhi bahkan merusak struktur DNA dan RNA dalam sel. Kerusakan yang terjadi dalam struktur DNA dan RNA ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan jaringan tubuh, kanker, dan lain sebagainya.

Kerusakan DNA juga dapat mempengaruhi kelenjar reproduksi yang mengakibatkan kemandulan, serta terjadinya mutasi yang menyebabkan kelainan genetik.

Perhatikan video berikut,

Nanti akan di jelaskan lebih lanjut mengenai bagaimana radiasi tersebut berefek pada DNA. Nantikan yo! 🙂